Sabtu, 07 April 2012

Menjadi Pemimpin Harus Mau Telanjang

Judul tulisan ini memanglah sangat asumtif, kalau tidak asumtif tidak terkesan kreatif, itu kata saya. Tapi memang untuk menjadi pemimpin itu harus berani telanjang dan ditelanjangi, itu kalau mau menjadi pemimpin sejati, jadi tidak munafik dan tidak perlu banyak menebar pesona hanya untuk mengelabui dan menutupi kelemahan yang ada.

Telanjang yang saya maksud disini adalah jujur apa adanya, dan siap untuk ditelanjangi dari berbagai pembungkus dan topeng politik, tujuan satu-satunya hanyalah memimpin, membangun dan memajukan bangsa, berusaha untuk memahami dan mensejahterkan  rakyat yang dipimpin, tidak ada kepentingan lain, apalagi kepentingan pribadi dan kepentingan politik.


Saya terkesan dengan pernyataan Jokowi ketika ditanya host tvOne dalam wawancaranya dengan tvOne, Jokowi menyatakan bahwa seorang pemimpin harus melepaskan semua bentuk kepentingan dalam menjalankan tugas pemerintahan, dan itu artinya siap menelanjangi diri dari segala bentuk kepentingan, sekalipun dia merupakan kader partai politik, lantas Host tvOne menanyakan, sebagai kader partai, apakah beliau tidak takut dibebani oleh kepentingan partai yang mngusungnya. Dengan enteng Jokowi menjawab, “Sebelum dicalonkan saya sudah membuat komitmen sama partai, bahwa selama dia menjalankan tugas negara, dia tidak mau ada kebijakannya yang di intervensi partai, kalau partai setuju dengan komitmen tersebut, maka beliau baru bersedia di calonkan.

Sikap seperti ini mutlak harus dimiliki oleh pejabat publik yang juga anggota partai, tentunya tidak banyak yang bisa berkomitmen seperti ini, apa lagi tipikal orang-orang yang ambisi mengejar jabatan, orang-orang yang berambisi mengejar jabatan seperti itulah tipikal pemimpin yang tidak berani untuk telanjang apa adanya, karena dibenaknya sudah bersemayam berbagai kepentingan, dan sudah dibebani berbagai kepentingan partai, maka kalau pun jadi pemimpin tidaklah akan amanah.

Adalah kewajiban kita sebagai masyarakat memilih pemimpin yang baik dan juga amanah, agar di kemudian hari pemimpin yang terpilih adalah betul-betul pemimpin yang memenuhi harapan kita semua, dan kita bisa menerima semua kelebihan maupun kekuarangannya. Ada beberapa kriteria pemimpin yang baik dalam pengertian universal, seperti yang pernah saya baca dalam sebuah artikel   seperti yang tertera dibawah ini :
Ciri Pemimpin yang Baik.

Ada beberapa ciri pemimpin yang baik, yang akan berhasil dalam kepemimpinannya.
*Senantiasa bersikap adil dan menjunjung tinggi kebenaran. Begitu pentingnya masalah ini sampai-sampai Rasulullah menyatakan sejamnya keadilan pemimpin jauh lebih baik dibandingkan dengan seribu rakaat shalat sunnah (al-hadits). Pemimpin yang adil, disamping ilmunya para ulama, kepemurahannya kaum kaya, dan doanya kaum dhuafa akan menjadi pilar utama.

*Senantiasa menjadi pengayom dan pembela masyarakat, sehingga masyarakat merasa aman dan terlindungi. Kehidupan menjadi tenteram dan bahagia. Kebijakan yang dikeluarkan pun tidak akan menjadi kebijakan yang merugikan rakyat. Ketika terjadi konflik antara kepentingan rakyat kecil, maka ia akan lebih memilih untuk membela kepentingan rakyat kecil.

*Berpihak dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Khalifah Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu adalah contoh pemimpin yang selalu berpatroli setiap malam, memastikan bahwa rakyatnya tidak ada yang kelaparan. Demikian pula dengan khalifah Umar bin Abdul Azis, yang mampu mengentaskan kemiskinan melalui instrumen zakat, hanya dalam waktu kurang dari 2 tahun. Inilah model kepemimpinan yang selalu didambakan kehadirannya oleh seluruh masyarakat kapan dan dimanapun, termasuk Negara yang kita cintai ini. Mudah-mudahan melalui pemimpin yang demikianlah, Indonesia akan menjadi bangsa yang lebih baik dan sejahtera.

Adakah calon pemimpin kita Pilkada DKI Jakarta yang akan datang ini memenuhi kriteria diatas, atau adakah Calon Presiden pada Pemilu 2014 nanti yang memenuhi kriteria diatas ? mudah-mudahan saja masih ada harapan kita memiliki pemimpin yang memenuhi kriteria tersebut diatas.
Semoga saja artikel ini bisa bermanfaat dan menjadi referensi untuk melihat bagaimana sosok pemimpin yang baik dan sesuai dengan harapan itu sesungguhnya.
Salam - Ajinatha

Tidak ada komentar:

Posting Komentar